Kapasitas Kapal dan Batas Kendaraan per Trip
KMP Sumut I & II memiliki kapasitas angkut rata-rata 12–16 unit mobil per trip, atau setara dengan kombinasi kendaraan roda empat dan truk sesuai pengaturan ruang di dek kapal. Untuk penumpang, kapasitas maksimal sekitar 53–60 orang per kapal. Jika terdapat truk besar, jumlah mobil yang dapat diangkut akan berkurang sesuai dimensi kendaraan.
Kapal kayu tradisional umumnya hanya dapat mengangkut penumpang dan beberapa sepeda motor, dengan kapasitas sekitar 20–40 orang per trip, tergantung ukuran kapal dan kebijakan operator.
Perbedaan Layanan: Kapal Feri Reguler vs Kapal Kayu Tradisional
Kapal Feri Ro-Ro (KMP Sumut I & II)
- Kapasitas besar: Dapat mengangkut kendaraan roda dua, empat, hingga truk besar.
- Fasilitas lengkap: Ruang tunggu penumpang, toilet, jaket pelampung, rakit penolong.
- Jadwal teratur: Keberangkatan setiap 1 jam sekali, lebih pasti dan dapat diandalkan.
- Keamanan tinggi: Standar keselamatan lebih ketat, manifest penumpang tercatat, pemeriksaan kelaikan rutin.
- Pembelian tiket online dan offline.
Kapal Kayu Tradisional (Klotok)
- Kapasitas terbatas: Hanya untuk penumpang dan sepeda motor.
- Fasilitas sederhana: Tempat duduk kayu, tanpa ruang khusus kendaraan roda empat.
- Jadwal fleksibel: Berangkat jika penumpang sudah cukup, tidak selalu tepat waktu.
- Suasana otentik: Lebih “merakyat”, kadang ada hiburan musik lokal.
- Pembelian tiket langsung di kapal atau loket, belum tersedia sistem online.
Kapal feri Ro-Ro lebih direkomendasikan untuk wisatawan yang membawa kendaraan atau mengutamakan kenyamanan dan keamanan. Kapal kayu cocok untuk backpacker atau wisatawan lokal yang ingin merasakan suasana tradisional Danau Toba.