Kabupaten Simalungun: Gerbang Sejarah dan Legenda

Simalungun, dengan kota Parapat sebagai ikonnya, adalah gerbang pariwisata klasik Danau Toba yang kini sedang mengalami revitalisasi.

1. Parapat dan Revitalisasi Kawasan

Pantai Bebas Parapat

Sebagai bagian dari penataan ulang kawasan KSPN, Pantai Bebas Parapat telah diubah menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) modern.

  • Fasilitas: Area ini kini dilengkapi dengan amphitheater mini, jalur jogging, menara pandang, dan area bermain skateboard. Ikon tulisan “I Love Danau Toba” menjadi titik foto wajib. Transformasi ini mengubah Parapat dari sekadar tempat transit menjadi destinasi rekreasi yang nyaman.

Batu Gantung: Legenda Seruni

Formasi batuan aneh yang menggantung di tebing curam danau ini adalah salah satu landmark alam paling terkenal.

  • Narasi Legenda: Batu ini dikaitkan dengan legenda Seruni, gadis yang terperosok ke dalam lubang batu saat melarikan diri dari perjodohan paksa. Dalam keputusasaannya, ia berteriak “Parapat! Parapat batu!” (Merapatlah batu!), yang akhirnya menghimpit tubuhnya hingga menjadi batu. Kisah ini selalu diceritakan oleh nahkoda kapal saat membawa wisatawan berkeliling, menambah dimensi mistis pada perjalanan danau.

Taman Wisata Kera Sibaganding

Terletak di hutan lindung di jalur lintas Parapat, tempat ini adalah lokasi konservasi kera ekor panjang.

  • Interaksi Unik: Pengelola lokasi memiliki cara unik memanggil kawanan kera dari dalam hutan menggunakan terompet tanduk kerbau. Wisatawan dapat memberi makan kera secara aman di area yang ditentukan, memberikan pengalaman interaksi satwa liar yang terkontrol.

2. Sidamanik dan Simarjarunjung

Pemandian Alam Bah Damanik (Aek Manik)

Tersembunyi di tengah perkebunan teh Sidamanik, kolam alami ini dulunya adalah pemandian eksklusif keluarga Raja Damanik.

  • Kualitas Alam: Airnya terkenal sangat jernih dengan warna kebiruan alami, bersumber dari mata air pegunungan yang tidak pernah kering. Pasir putih di dasar kolam menambah keindahan visualnya. Lokasi ini kini dikelola oleh keturunan raja dan masyarakat setempat sebagai destinasi wisata alam unggulan.

Bukit Indah Simarjarunjung (BIS)

BIS adalah pelopor wisata “spot foto instagenic” di kawasan Toba.Daya Tarik: Terletak di ketinggian yang menghadap langsung ke danau, pengelola membangun berbagai instalasi foto kreatif seperti ayunan angkasa, sarang burung raksasa, dan papan pandang berbentuk hati. Model bisnis ini sangat sukses menarik segmen wisatawan domestik yang gemar berbagi foto di media sosial.

Author: Admin Tobahub

Leave a Comment