Harga Mie Gomak di Balige sangat terjangkau, berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 18.000 per porsi, tergantung tempat makan, varian menu, dan topping yang dipilih. Harga yang murah ini menjadi salah satu daya tarik utama, sehingga mie gomak menjadi menu favorit masyarakat lokal maupun wisatawan.
Sementara itu, harga Naniura relatif lebih tinggi karena menggunakan ikan mas segar dan proses pembuatan yang lebih rumit. Kisaran harga Naniura di Balige dan sekitarnya adalah Rp 40.000 hingga Rp 120.000 per porsi, tergantung ukuran ikan, porsi, dan tempat makan. Di restoran hotel seperti Damar Toba, harga bisa mencapai Rp 100.000 per porsi, namun sebanding dengan kualitas bahan dan suasana yang ditawarkan.
Jam Buka Tempat Makan Mie Gomak dan Naniura di Balige
- Mie Gomak Ma’Renni: 07.00 – 19.00 WIB (setiap hari)
- Warung Mie Gomak Pasar Balige: 07.00 – 19.00 WIB (setiap hari)
- Mie Gomak Balige A1: Mulai 06.00 WIB (setiap hari)
- Damar Toba: 09.00 – 22.00 WIB (setiap hari, mengikuti jam hotel)
- RM Fly Over: 10.00 – 21.00 WIB (setiap hari, disarankan reservasi untuk Naniura)
- Warung Makan Batak: 10.00 – 21.00 WIB (setiap hari)
- Rumah Makan Panca: 09.00 – 16.00 WIB (Senin–Sabtu, tutup Minggu)
Penggunaan Resep Tradisional Batak
Baik Mie Gomak maupun Naniura yang disajikan di tempat-tempat makan otentik di Balige umumnya menggunakan resep tradisional Batak yang diwariskan turun-temurun. Ciri khas utama resep tradisional ini adalah penggunaan bumbu andaliman, kecombrang, kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan santan untuk mie gomak, serta air asam jungga, andaliman, kecombrang, dan rempah lainnya untuk naniura.
Teknik memasak dan penyajian juga masih mempertahankan unsur tradisional, seperti penggunaan tungku kayu untuk mie gomak dan proses marinasi alami untuk naniura. Setiap keluarga atau penjual biasanya memiliki resep rahasia masing-masing, sehingga rasa di setiap tempat bisa sedikit berbeda namun tetap otentik.